May 16, 2012


Mama cuma bisa mendoakan segalanya yang terbaik untuk kamu. Find your own way to live your life. Sekarang udah bisa mandiri begitu, Mama bangga kok. Anak Mama punya kemauan dan inisiatif untuk hidupnya. Jadi Mama bisa cerita ke orang-orang, bahwa kamu, putri kecil kebanggaan Mama, sekarang sudah besar…

Mom.

Leave Note / Reblog

May 14, 2012


jika kamu tidak tahu apa yang kamu inginkan, setidaknya kamu tahu apa yang tidak kamu inginkan.

(via aanmansyur)

22 notes
Leave Note / Reblog

May 12, 2012


Ada kalanya aku ingat, bahwa rasa pelukanmu itu lebih nyata. Ingatan soal rasa saat berada dalam pelukanmu itu jauh lebih nyata dari kenyataan itu sendiri.

Bahwa aku, pernah merasa aman berada di antara rengkuhan tanganmu.

Bahwa aku, pernah merasa seperti pulang ke rumah yang telah lama aku rindukan, saat memeluk tubuhmu.

Bahwa aku, pernah begitu merindukan saat kamu membuka lebar kedua lenganmu.

Bahwa aku, jatuh hati, ketika menghirup dalam-dalam aroma tubuhmu.

Bahwa kita, pernah sedekat itu secara nyata. Namun terlepas dalam sebuah kenangan…

Leave Note / Reblog

May 11, 2012


Azalea Aringga Putra

“Kamu adalah polaris.”

“Setia berada di titik utara bumi. Walaupun bumi terus berotasi pada porosnya. Hanya karena bumi berada pada lintasan yg sedemikian rupa lah, maka Polaris tidak pernah beranjak dari tempatnya. Seperti itulah kamu, Geb, dari dulu aku kenal. Seperti apapun keadaannya, kamu tidak pernah beranjak dari tempatmu. Setia mengikuti jalan pikiran serta mimpi-mimpimu. Merealisasikan setiap angan yg terbentuk dalam otakmu. Terlihat statis, tanpa gerakan berarti, padahal di dalamnya kamu bergerak, bergerak mengikuti mimpi-mimpimu. Belajar dari hidup.”

“Seperti itulah kamu sejak kecil. Selalu ingin jadi pribadi yang bebas. Yang mencapai mimpinya satu persatu. Kamu manusia yang bebas, kamu selalu punya jalan sendiri yang orang lain belum tentu mengerti. Kamu selalu seperti itu. Kamu bukan berpura-pura kuat, kamu selalu berusaha kuat, nggak mau kalah dan keras kepala.”

“Ya, seperti polaris. Dia juga keras kepala kan, nggak pernah geser posisi sedari ratusan tahun yang lalu.
Lebih dari itu, kamu harus bangga sama diri sendiri. Atas apapun yg terjadi. Jgn pernah tanya apa yg bisa dibanggakan dari diri kamu sendiri sehingga kamu bangga, tapi buat diri kamu membanggakan sehingga dirimu sendiri pun kagum.”

“Be happy, Geb. Be happy for the life you live now.”

Leave Note / Reblog

It started out with a kiss, how it ended up like this

The Killers

Leave Note / Reblog

when life is sweet say thank you and celebrate, when life is bitter say thank you and grow.

(via aderezkifebriadi)

1 note
Leave Note / Reblog

Accept Things You Can’t Change.

Kemarin sore gue nelfon Arry, sohib gue. Berkeluh kesah panjang lebar kali tinggi. Sebenernya nggak bermaksud mengeluh, tapi kali itu, gue pengen ngeluh aja. Sekali itu.
Gue bilang, seandainya Tuhan ngebolehin gue muter waktu, gue pengen waktu gue diputer ke bulan Februari. Dimana semuanya saat itu baik-baik aja. Gue nggak perlu ngulang cerita gue sama Kribo. Gue cuma perlu Kribo yang dulu. Yang mau bercanda sama gue. Nggak kayak sekarang. Semuanya udah nggak sama.
Februari kemaren hidup gue seems so perfect. Lo tau, kayak alur film drama di Fox Movies atau dimana pun. Gue merasa, ah semua orang pun rela nuker hidupnya sama hidup gue yang sekarang.
Well, yeah, the wheels of life is spinning dude. Hidup selalu berubah. Jalannya, orang-orang di dalamnya. Suka atau nggak, terima dan jalani.

Accept things you can’t change. Itu dia.

When life gives you so much troubles, it means you should learn much more. Sok bijak sih, buat nyemangatin diri sendiri. Ya abis kalo bukan diri sendiri yang nyemangatin siapa?
Gue bukannya sok berpikir positif tapi emang harus mikir positif. Atau hancur sendiri. God is with you always. Berpeganglah pada-Nya.
Gue sedih, atas hidup gue yang begini. Atas gue yang seperti ini. Tapi ini hidup gue, yang gue pilih. Gue nggak pernah menyesal atas hidup gue, cuma gue sedih, kenapa begini. Gue sedih gue yang sekarang seperti ini, bukan gue menyesal menjadi diri gue, nggak, gue sedih aja, kenapa sih harus begini lagi.
Tapi yah sekali lagi, itu hidup yang kamu hidupi. Itu hidup yang kamu pilih. Ini adalah diri kamu yang terbentuk dari hidup kamu.
Jalanin aja, Geb. Kamu hebat, kamu bisa. Kamu cuma perlu waktu untuk menjadi terbiasa. Bahagialah, Geb, bahagia.
Itu kata Ale ke gue. Ale pernah bilang, gue keras kepala, gue selalu punya jalan sendiri, gue suka bermimpi dan berjalan menggapai mimpi-mimpi gue. Kata Ale, nggak ada yang lebih bahagia dan hebat dari itu. You’ll find another love. Hidup dengan bahagia, banyak tertawa, dan jatuh cinta serta menangis yang banyak, begitu Ale bilang.

“Kamu tau Polaris, Geb?”
“Iya tau, kenapa Le?”
“Tau kenapa Polaris itu selalu setia ada di utara?”
“Nggak. Eh padahal kan bumi berputar ya Le, kok bisa sih?”
“Karena gerak semu bumi. Bumi berotasi pada porosnya, makanya ada siang dan malam, makanya matahari terbit dan tenggelam, padahal sebenernya matahari ga kemana-mana. Dia kan pusat tata surya.”
“Terus, kalo Polaris?”
“Bumi ada di lintasan yang sedemikian rupa sehingga Polaris selalu keliatan di titik utara. Seperti itulah kamu.”
“Maksudnya?”
“Kamu selalu terlihat diem, nggak bergerak, statis. Itu yang ditangkap orang-orang. Tapi di dalamnya, kamu membuat perubahan. Kesana kemari, belajar ini itu, mengalami ini itu. Begitulah kamu. Terlihat nggak ngapa-ngapain padahal kamu udah mencapai banyak. Yang orang lain belum tentu bisa. Jujur aja, aku belum pernah ketemu cewek yang begitu banyak belajar dari hidup. Yang malah keluar rumah mencari jalan untuk jutaan mimpi-mimpi yang kamu susun di kepala. Aku tau, Geb, dari dulu aku kenal kamu, kamu sendiri yang paling beda. Kamu selalu punya jalan mau kemana, bagaimana, untuk merealisasikan mimpi kamu soal hidup yang ingin kamu jalani. Kamu punya lintasan yang berbeda dari orang banyak. Sama seperti Polaris.”

Ale, sama kayak Didon. Selalu nyemangatin gue. Selalu ngasih kata-kata tulus buat gue. Sehingga gue tau, well, at least, there’re much person who loves me more behind me.
Seperti Arry, selalu sedia kuping dan jempolnya demi ngebalesin keluh kesah gue.
Pada akhirnya, bersyukur, gue harus bersyukur. Atas kehadiran orang-orang yang tidak pernah meninggalkan gue dalam keadaan apapun. Atas ketersediaan mereka hadir di hidup gue.
Karena itu, dimulai dari hari ini, banyak tertawa, banyak jatuh cinta dan banyak menangis! Itu namanya HIDUP!

:D

Leave Note / Reblog